Samarinda – Topkaltim.com Kebakaran berskala besar terjadi di kawasan perdagangan Pasar Segiri, Jalan Pahlawan, Kelurahan Dadimulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis (26/3/2026) dini hari. Insiden ini mengakibatkan puluhan bangunan di area tersebut ludes terbakar.
Informasi awal kejadian diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda sekitar pukul 04.20 WITA melalui pusat komunikasi. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim menuju lokasi kejadian.
Hanya berselang beberapa menit, armada pemadam diberangkatkan pada pukul 04.25 WITA dan tiba di lokasi sekitar pukul 04.28 WITA. Setibanya di tempat kejadian perkara, petugas segera melakukan penilaian situasi dan menyusun strategi penanganan.
Operasi pemadaman mulai berlangsung sekitar pukul 04.40 WITA. Kobaran api yang cepat membesar membuat proses penanganan harus dilakukan secara intensif oleh seluruh tim yang terlibat.
Data sementara mencatat sedikitnya 44 bangunan terdampak langsung akibat kebakaran tersebut. Bangunan yang terbakar terdiri dari 20 unit kios serta 24 unit rumah toko yang berada di kawasan padat aktivitas ekonomi.
Area yang dilalap api diperkirakan mencapai luas sekitar 60 meter x 80 meter. Kondisi bangunan yang saling berdekatan turut mempercepat perambatan api ke bangunan lain di sekitarnya.
Selain bangunan yang hangus, lima bangunan lain dilaporkan mengalami dampak dari kebakaran, meski tidak sampai terbakar habis. Pendataan terhadap tingkat kerusakan masih dilakukan oleh petugas di lapangan.
Meski kerugian material cukup besar, tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Hingga laporan terakhir, nihil warga yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.
Kawasan yang terdampak diketahui merupakan wilayah dengan fungsi campuran, mencakup aktivitas perkantoran, perdagangan, serta jasa yang cukup padat, terutama pada jam operasional pasar.
Penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap sumber api serta faktor pemicu kejadian tersebut.
Dalam upaya pemadaman, petugas menghadapi sejumlah hambatan teknis. Salah satunya adalah keterbatasan sumber air di sekitar lokasi yang memengaruhi kecepatan suplai air ke titik api.
Selain itu, jalur menuju lokasi kebakaran sempat mengalami kendala akibat padatnya aktivitas pedagang di kawasan tersebut, sehingga menghambat pergerakan kendaraan pemadam
Untuk mengatasi situasi tersebut, Disdamkarmat Kota Samarinda mengerahkan kekuatan secara bertahap. Pada tahap awal, sembilan unit armada dengan 30 personel diterjunkan ke lokasi.
Penguatan dilakukan dengan penambahan lima unit armada dan 20 personel pada tahap berikutnya. Operasi ini juga melibatkan berbagai unsur pendukung, termasuk relawan kebakaran, PMK swasta, serta instansi terkait lainnya.
Pengamanan area turut melibatkan aparat kepolisian, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur TNI. Sementara itu, tim medis dari PMI, layanan darurat 112, dan Emergency Medical Team disiagakan untuk memberikan bantuan jika diperlukan.
Setelah upaya pemadaman berlangsung selama lebih dari dua setengah jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 07.00 WITA. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan guna mencegah munculnya kembali titik api di lokasi kejadian.( DFA)
Rekomendasi untuk kamu

Samarinda – Topkaltim.com – Pelaksanaan perdana program Car Free Night (CFN) di Samarinda mendapat sambutan…

Samarinda – Topkaltim.com –Perubahan wajah sektor perhotelan kembali terlihat di Samarinda. Salah satu hotel yang…

Samarinda – Topkaltim.com- Proses rekonstruksi kasus pembunuhan akibat penikaman di kawasan Gunung Manggah, Samarinda, kembali…

Samarinda – Topkaltim.com – Persoalan kelebihan penghuni di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Samarinda kembali mencuat…

Samarinda – Topkaltim.com – Di tengah tekanan dan perubahan tren industri perhotelan, FUGO Hotel Samarinda…







