✔ Sesuaikan White Balance untuk menyesuaikan suasana foto
Untuk kesan klasik atau golden hour, naikkan White Balance hingga 5.500K – 6.500K.
Untuk suasana lebih netral atau minimalis, gunakan White Balance di sekitar 4.500K.
Menurut Govinda, fitur ini sangat membantu dalam menonjolkan detail tekstur bangunan tanpa harus menggunakan kamera profesional tambahan.
“Biasanya untuk menyesuaikan depth of field, saya harus menggunakan lensa DSLR. Tapi dengan Galaxy S25 Ultra, fitur Virtual Aperture ini sudah memberikan hasil seperti kamera profesional. Saya bisa menyesuaikan fokus foto dengan lebih fleksibel dan cepat,” jelasnya.
3. Maksimalkan Sudut Pengambilan dengan Lensa Ultra-Wide 50MP
Fotografi arsitektur sering kali membutuhkan sudut pengambilan yang luas untuk menangkap keseluruhan bangunan tanpa distorsi. Galaxy S25 Ultra dilengkapi dengan lensa Ultra-Wide 50MP, yang memungkinkan pengguna mengambil gambar lebih lebar tanpa kehilangan detail.
Tips mengambil foto arsitektur dengan Ultra-Wide 50MP:
✔ Gunakan gridlines untuk membantu menyusun komposisi yang seimbang.
✔ Manfaatkan leading lines seperti pilar atau koridor untuk memberikan arah pandang yang jelas.
✔ Ambil foto dengan low-angle shot untuk memberikan efek megah pada bangunan.
Menurut Govinda, lensa Ultra-Wide di Galaxy S25 Ultra memberikan hasil yang sangat tajam dengan minim distorsi, bahkan dalam kondisi pencahayaan rendah.
“Biasanya kalau pakai lensa wide di smartphone lain, bagian tepinya suka melengkung. Tapi di Galaxy S25 Ultra, distorsinya sangat minim dan detailnya tetap tajam. Ini bikin foto arsitektur saya terlihat lebih profesional,” ungkapnya.












