AI akan menyelaraskan pencahayaan, warna kulit, hingga arah bayangan, sehingga hasilnya terlihat nyata seperti satu momen yang benar-benar terjadi. Bahkan, pengguna bisa menambahkan filter retro 90-an untuk menambah sentuhan nostalgia yang hangat.
Tren Hugging My Younger Self tidak hanya mempopulerkan sisi estetika fotografi, tetapi juga menjadi ruang penyembuhan bagi banyak orang. Foto itu bukan sekadar pose; ia adalah simbol penerimaan, rasa syukur, dan rekonsiliasi diri.
Galaxy Z Flip7 membantu pengguna mengubah proses tersebut menjadi karya visual yang indah sekaligus bermakna. AI di dalamnya juga dapat membantu menulis caption reflektif, seperti “Terima kasih sudah bertahan sejauh ini,” atau “Aku bangga denganmu, versi kecilku.”
“Kami melihat tren seperti ini bukan hanya soal viralitas, tapi ekspresi kemanusiaan. Galaxy Z Flip7 hadir agar setiap orang bisa mengekspresikan kisah hidupnya secara kreatif dan emosional,” tambah Ilham.
Dengan kehadiran Gemini AI, Samsung mencoba membuktikan bahwa teknologi tidak hanya soal efisiensi, tetapi juga empati bahwa perangkat pintar dapat memahami sisi paling manusiawi dari penggunanya.
Sebagai bagian dari peluncuran Galaxy Z Flip7, Samsung memberikan promo menarik hingga 15 Oktober 2025. Konsumen berhak mendapatkan total benefit hingga Rp5 juta, terdiri dari cashback hingga Rp3,5 juta, program Purchase with Purchase (PWP) senilai Rp1,5 juta, serta akses gratis Google AI Pro selama enam bulan.
Galaxy Z Flip7 tersedia dalam dua varian: 12GB/512GB (Rp19.999.000) dan 12GB/256GB (Rp17.999.000). Warna yang ditawarkan juga beragam dan stylish, yakni Blue Shadow, Jetblack, Coral-red, serta Mint (eksklusif online). Samsung juga menyediakan opsi cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan melalui mitra resmi di seluruh Indonesia.












