Sebagai bagian dari upaya mendukung kebijakan ini, Dinas Perhubungan Samarinda juga menggandeng sejumlah pihak, termasuk produsen ban, bengkel kendaraan, dan komunitas pengemudi, untuk memberikan edukasi tentang pentingnya keselamatan di jalan.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap masyarakat lebih memahami risiko penggunaan ban vulkanisir dan beralih ke ban yang lebih aman. Kami juga terus mengupayakan ketersediaan ban berkualitas dengan harga terjangkau,” tutup Manalu. (DAV)












